CF
Tech2 Februari 2026

Teaching Basic HTML in the AI Era - A Surprising Workshop Experience

Cong Fandi
Cong Fandi6 min read
...
Teaching Basic HTML in the AI Era - A Surprising Workshop Experience

Pengalaman Mengajar HTML Dasar di Era AI

Di era AI ini dimana semua orang berbicara tentang ChatGPT, machine learning, dan teknologi canggih lainnya, saya mendapat pengalaman yang sangat membuka mata tentang kesenjangan digital yang masih ada di dunia kita. Pada hari Sabtu, 31 Januari 2026, saya mengadakan mini workshop di SMA Raudlatul Jannah Palengaan Daya Pamekasan, sebuah sekolah di daerah yang sangat terpencil, dan apa yang saya temukan sangat mengejutkan sekaligus membuat saya rendah hati.

Realita yang Tidak Terduga

Ketika saya tiba di sekolah tersebut, saya datang dengan persiapan untuk workshop tingkat menengah tentang web development. Namun, saya dengan cepat menyadari bahwa asumsi saya benar-benar salah.

Para siswa di sekolah ini memang tahu apa itu aplikasi dan website - mereka menggunakannya setiap hari di smartphone mereka. Tapi mereka hanya sebagai konsumen. Mereka tidak punya gambaran sama sekali bagaimana aplikasi atau website itu dibuat, bagaimana cara kerjanya di balik layar, atau bahkan bahwa semua itu dibuat oleh manusia dengan kode.

Ini adalah kejutan yang luar biasa. Dalam kehidupan sehari-hari saya yang dikelilingi oleh developer dan tech enthusiast, saya lupa bahwa mayoritas orang hanya menggunakan teknologi tanpa pernah bertanya "bagaimana ini dibuat?" atau "bagaimana ini bekerja?". Bagi mereka, aplikasi dan website adalah sesuatu yang "just works" - seperti magic. Para siswa ini sangat ingin belajar, tapi mereka memulai dari perspektif seorang pengguna yang ingin menjadi pembuat.

Perjalanan 3 Jam Menuju Pemahaman

Yang terjadi selanjutnya adalah salah satu pengalaman mengajar yang paling menantang namun paling memuaskan dalam hidup saya. Saya menghabiskan 3 jam penuh untuk menjelaskan konsep-konsep yang paling fundamental:

Mengubah Mindset: Dari Konsumen ke Pembuat

Tantangan terbesar adalah mengubah mindset mereka dari pengguna pasif menjadi pembuat yang aktif. Saya harus menjelaskan:

  • Apa yang terjadi di balik layar? - Ketika mereka membuka Instagram atau Google, apa yang sebenarnya terjadi?
  • Website itu dibuat oleh manusia - Bukan magic, tapi kode yang ditulis oleh developer seperti yang akan mereka pelajari
  • Apa itu HTML? - Bahasa dasar yang membuat struktur semua website yang mereka kunjungi setiap hari
  • Bagaimana browser membaca kode? - Menjelaskan proses dari kode menjadi halaman yang indah di layar mereka

Pendekatan Mengajar

Saya menyadari bahwa saya perlu mengubah pendekatan saya sepenuhnya:

  1. Demonstrasi visual - Menunjukkan website nyata dan memecah apa yang mereka lihat
  2. Praktik langsung - Menulis HTML tag sederhana bersama-sama, langkah demi langkah
  3. Analogi dunia nyata - Membandingkan struktur HTML dengan hal-hal yang sudah mereka pahami
  4. Kesabaran dan pengulangan - Mengulang konsep berkali-kali sampai semua orang mengerti

Contoh HTML Pertama

<!-- Kami memulai dengan sesuatu yang sesederhana ini -->
<!DOCTYPE html>
<html>
  <head>
    <title>Website Pertamaku</title>
  </head>
  <body>
    <h1>Hello World!</h1>
    <p>Ini adalah halaman web pertamaku.</p>
  </body>
</html>

Momen Pencerahan

Setelah hampir 3 jam penjelasan sabar dan praktik langsung, saya akhirnya melihat momen "aha!" di mata mereka. Para siswa mulai memahami:

  • Website yang mereka buka setiap hari ternyata "hanya" kode HTML - Mind-blowing moment!
  • Bagaimana teks sederhana dengan tag bisa menjadi halaman web
  • Bagaimana browser membaca dan menginterpretasi kode HTML
  • Mereka bisa membuat sendiri apa yang selama ini hanya mereka konsumsi

Kegembiraan di mata mereka ketika mereka membuat halaman web sederhana pertama mereka sangat berharga. Mereka baru saja menyeberangi garis dari konsumen menjadi pembuat. Ini mengingatkan saya mengapa saya jatuh cinta dengan coding sejak awal - kekuatan untuk membuat, bukan hanya menggunakan.

Antusiasme yang Luar Biasa

Yang paling membuat saya terkesan adalah antusiasme mereka yang luar biasa. Sepanjang workshop:

  • Mereka mencatat semua yang saya katakan - buku catatan mereka penuh dengan notes tentang HTML tags, struktur, dan konsep-konsep dasar
  • Mereka benar-benar mencoba membuat website pertama mereka - tidak ada yang menyerah, semua terus mencoba sampai berhasil
  • Pertanyaan demi pertanyaan terus bermunculan - tanda bahwa mereka benar-benar engaged dan ingin memahami lebih dalam

Suasana workshop di akhir sesi - para siswa yang antusias belajar HTML

Penutupan yang Menyenangkan

Di akhir sesi, saya ingin memberikan sesuatu yang fun untuk mereka. Saya memperkenalkan game matematika yang baru saya buat di Math Sprint.

Reaksi mereka luar biasa! Mereka sangat antusias bermain game matematika tersebut. Ruangan dipenuhi dengan tawa, semangat kompetisi yang sehat, dan kegembiraan. Melihat mereka bermain dengan penuh semangat, saya menyadari bahwa belajar tidak harus selalu serius - fun adalah bagian penting dari proses pembelajaran.

Sebagai bonus, saya menyiapkan hadiah besar untuk pemenang. Dan salah satu dari mereka berhasil memenangkan hadiah tersebut! Kegembiraan di wajahnya dan tepuk tangan dari teman-temannya adalah penutup yang sempurna untuk workshop ini.

Momen pemberian hadiah kepada pemenang kompetisi Math Sprint

Hadiah untuk Masa Depan Mereka

Untuk membantu mereka melanjutkan perjalanan belajar mereka, saya membuat website gratis untuk sekolah mereka: https://sma-raudlatul-jannah.web.app

Website ini berfungsi sebagai:

  • Sumber belajar yang bisa mereka rujuk
  • Bukti dari apa yang bisa mereka capai dengan HTML
  • Titik awal untuk perjalanan web development mereka
  • Simbol langkah pertama mereka ke dunia teknologi

Refleksi tentang Kesenjangan Digital

Pengalaman ini membuat saya menyadari beberapa hal penting:

Paradoks Era AI: Konsumen vs Pembuat

Kita hidup di zaman dimana:

  • AI bisa menulis kode dalam hitungan detik
  • Framework canggih membuat development lebih mudah dari sebelumnya
  • Teknologi berkembang dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya
  • Hampir semua orang punya smartphone dan menggunakan aplikasi setiap hari

Namun, ada kesenjangan besar antara menggunakan teknologi dan memahami teknologi. Mayoritas orang adalah konsumen pasif yang tidak pernah terpikir bahwa mereka juga bisa menjadi pembuat. Kesenjangan ini bukan tentang akses ke teknologi, tapi tentang pemahaman bahwa teknologi itu bisa dibuat oleh siapa saja - termasuk mereka.

Pentingnya Pendidikan Dasar

Sebelum kita bisa berbicara tentang AI, machine learning, atau framework web canggih, kita perlu memastikan bahwa semua orang memiliki akses ke literasi teknologi dasar. Memahami HTML, fondasi dari web, adalah langkah pertama yang krusial.

Nilai dari Mengajar dengan Sabar

Workshop ini mengajarkan saya bahwa:

  • Jangan pernah berasumsi tentang pengetahuan sebelumnya
  • Mulai dari yang paling dasar
  • Bersabar dan mau mengulang
  • Rayakan kemenangan kecil
  • Buat pembelajaran dapat diakses dan menyenangkan

Melangkah ke Depan

Pengalaman ini menginspirasi saya untuk:

  1. Membuat lebih banyak konten untuk pemula - Tidak semua orang berada di level advanced
  2. Mendukung inisiatif pendidikan - Terutama di daerah terpencil
  3. Mengingat akar saya - Kita semua memulai dari suatu tempat
  4. Menjembatani kesenjangan digital - Satu workshop pada satu waktu

Kesimpulan

Dalam terburu-buru untuk merangkul AI dan teknologi mutakhir, jangan sampai kita lupa bahwa masih ada orang-orang yang perlu belajar fundamental. Mengajar HTML dasar kepada siswa yang belum pernah melihat kode sebelumnya adalah salah satu pengalaman paling bermakna dalam karir saya.

Ini mengingatkan saya bahwa teknologi harus dapat diakses oleh semua orang, terlepas dari lokasi atau latar belakang mereka. Setiap ahli pernah menjadi pemula, dan setiap perjalanan dimulai dengan satu langkah—atau dalam kasus ini, satu HTML tag.

Untuk semua pendidik dan developer: Pertimbangkan untuk berbagi pengetahuan Anda dengan mereka yang baru memulai. 3 jam Anda bisa mengubah lintasan hidup seseorang.


✨"Berbagi ilmu adalah investasi terbaik untuk masa depan" ✨Cong Fandi

WorkshopHTMLEducationTeaching